5 Cara Mencegah Cat Tembok Mengelupas Setelah Dicat

Punya rumah tapi cat temboknya mulai mengelupas sana-sini? Mau cat lagi tapi takut kejadian yang sama bakal terulang? Kalau iya, wajib tahu dulu cara mencegah cat tembok mengelupas setelah dicat di sini. 

Masalah cat tembok yang mengelupas, sering kali terjadi bukan karena kualitas cat-nya saja. Namun, lebih sering karena persiapan dan pengaplikasian yang kurang tepat sejak awal. 

Misalnya, tahapan acian yang Anda lakukan kurang halus, temboknya kotor, atau asal tempel plamir tanpa lebih dulu mengecek kondisinya. Semua itu memang bisa jadi alasan kenapa cat tembok Anda mengelupas. Tak ingin itu terjadi? Bisa Anda cegah, kok!

Cara Mencegah Cat Tembok Mengelupas Setelah Dicat

Takut cat tembok mengelupas? Cegah dengan sejumlah cara berikut: 

1. Persiapan Permukaan yang Matang

Pertama, persiapkan dulu permukaan tembok secara matang. Maksudnya, Anda harus memastikan tembok sudah benar-benar bersih dari debu, kotoran, jamur, minyak, atau mungkin juga bekas cat lama yang terkelupas. 

Jika ada bagian yang kasar atau masih menyisakan dempul lama, amplas dulu hingga rata. Permukaan tembok yang bersih dan kering, bisa memudahkan cat baru menempel dengan sempurna. 

2. Atasi Masalah Kelembaban dan Rembesan

Ketika cat tembok masih lembab atau ada rembesan air, maka jangan langsung Anda cat. Periksa dulu apakah ada kebocoran pipa atau dinding yang sering basah. Perbaiki dulu sumber masalahnya. 

Setelah memperbaiki sumber masalah, aplikasikan waterproofing, acian kedap air, atau memilih cat khusus anti-lembab. Ini sangat penting apalagi untuk area yang sering terkena hujan. 

3. Gunakan Primer atau Cat Dasar Berkualitas

Cara mencegah cat tembok mengelupas selanjutnya, bisa dengan tidak melewatkan primer atau cat dasar yang berkualitas. Cat dasar itu sendiri, fungsinya menutup pori-pori tembok dan membuat lapisan cat lebih kuat menempel.

Anda juga harus menyesuaikan jenis primer dengan kondisi tembok. Kalau untuk tembok baru, bisa menggunakan alkali sealer. Tapi untuk tembok lama, bisa pertimbangkan bonding primer. 

Sedangkan untuk area tembok yang lembab, maka pilih primer anti-jamur atau anti-mold

4. Pilih Cat Berkualitas & Jenisnya Tepat

Kemudian, jangan sampai Anda salah pilih cat. Pastikan untuk menggunakan cat tembok berkualitas tinggi yang daya rekatnya kuat dan tahan lama. Selain itu, pilih juga cat tembok sesuai kebutuhan, baik untuk interior atau eksterior. 

Nah, untuk area lembab seperti dapur atau kamar mandi, baiknya gunakan cat satin atau semi gloss karena mudah untuk Anda bersihkan. 

5. Pakai Teknik Pengecatan yang Benar

Jika teknik pengecatan yang Anda lakukan sudah benar, hasil akhirnya juga pasti memuaskan. Aplikasikan cat tipis-tipis,minimal dua sampai tiga lapis, dan pastikan tiap lapisan benar-benar kering sebelum menimpanya lagi. Kemudian, pakai alat yang bagus juga, seperti kuas halus atau roller berkualitas. 

Selain itu, hindari mengecat saat cuaca lembab atau musim hujan. Idealnya suhu ruangan 20 – 25°C, kelembaban di bawah 70%.

Jadi, itulah cara mencegah cat tembok mengelupas setelah dicat yang bisa Anda lakukan. Semoga membantu!

 

 

 

 

 

Previous Post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *